OlderBlog

Halaman ini sengaja khusus dibuat tuk mengenang hari-hari bersama blog pertamaku..

berikut ini ialah beberapa tulisan yg pernah di posting disana….

songkosong

banyak dari mereka yang tak tahu.

bahwaaaaa.;
ada suatu hal yang penting
dan tak bisa dilupakan begitu saja!

berbagai aspek telah dilalui

berandai…
seakan dunia ini hanyalah sebuah…
sebuah cerita yang tiada henti

hinga.pada saat itu
ajall kan datang menghampiri

tiada yang bisa

adalah suatu hal
suatu….
ya sesuatu…

dapatkah melihat burung-burung terbang…diatas awan
menembus dinginnya udara pagi,,……….
buka jendelamu……..
hirup dalam-dalam udara yang segar ini…..
akankah akan berakhir ini semua??????

angin menghujam keseluruh penjuru bola dunia……..
tak tahu sampai kapan ia akan terhentui lelah….
dan semua itu akan berakhir…
menjadi sesuatu diujung cerita.

(sebuah catatan kecil/coretan dalam sebuah cerita)
DQ

 

 

Misteri Sebuah Ruangan

satu kepala,,
dua kepala,,,
tiga kepala,,…
dst…….

hingga akhirnya penuh juga ruangan ini.
penuh sesak(eh,ga sesak sich!)
pokoknya penuh deh

ada yang serius,,dua rius…..
ada yang ktawa-ktiwi ga jelas…..
ada yang ngobrol….
ada juga yang ngedumel-dumel..

wah,…cem macem deh ekspresinya
memang dunia ini memang penuh ekspresi!!!!!!

sejam,..dua jam,…. dst,……
akhirnya berguguran juga..
satu demi satu
meninggalkan ruangan ini.
ada yang langsung kaburrrr
ada yang cengar-cengir ga jelas..
ada juga yang rela…….
mengeluarkan do’it-nya
buat membayar apa yang telah ia lakukan!!!

hinga pada akhirnya….
jam berdenting..
waktu menunjukkan pukul 4 sore…
hanya beberapa orang yang bertahan.
itupun sudah di beri peringatan….
untuk segera meninggalkan ruangan

Ac dimatikan..
lambat laut ruangan terasa …
semakin tinggi suhunya.
perlahan tapi pasti….
satu demi satu..
komputer mulai dimatikan..
kabel2 di cabut dari tempatnya.
lampu dimatikan
dan ruangan pun menjadi sunyi sepi senyap..
bagaikan gedung yang tak berpenghuni..

pada akhirnya pintupun segara ditutup..
dan segera dikunci……….

begitulah sepenggal kisah ….
sebuah ruangan…….
LABKOM B……..

kalah-menang

Kemenangan bukanlah segala-galanya. Ada kalanya kemenangan itu justru membuat kita semakin merasa mendapatkan kekalahan.

Kemenangan – kekalahan?

Dua kalimat itu mungkin sudah sering kita mendengarkannya.

Kalah, bukan berarti kita kalah, dan menang bukan berarti kita menang.

Dimana semuanya menjadi serba tidak jelas. Dalam sebuah tumpukan jerami dan kita mencoba mencari kebenarannya yang hanya sebesar jarum pentul di dalam tumpukan itu.

Kebenaran yang diibaratkan buah simalakama, atau entah apalagi namanya itu.

Pada suatu kali kita memang harus manjadi menang, akan tetapi ada kalanya pula kita harus menjadi kalah.

Menang tapi kalah, kalah tapi menang.

Mengalah untuk menang, menang untuk kekalahan.

Judul tak tertulis!!…

Dapat dibayangkan oleh kita semua kalau saja sebuah hasil karya yang berupa sebuah tulisan apapun bentuk dan jenisnya itu tak terdapat atau tidak mempunyai judul. Mungkin itu akan menjadi sebuah kejanggalan, tapi bukan mungkin, itu pasti.

Tak dapat kita pungkiri memang bahwa kita telah terikat oleh suatu sistem yang entah dari mana bermula datangnya itu dan lama kelamaan seakan menjadi sebuah keharusan yang harus dipatuhi.

Seperti yang telah dikatakan oleh banyak sekali orang, bahwa sesuatu yang telah diikuti turun menurun maka akan menjadi sebuah kebiasaan yang akan sulit sekali untuk kita ubah.

Bayangkan saja, ada berapa banyak berbagai macam tulisan di dunia ini yang tidak mempunyai judul? Tentunya ada, tapi berapa persenkah perbandingannya? Sudah dapat dipastikan kalau itu sedikit sekali.

Akan banyak sekali kita jumpai sebuah judul yang sebenarnya ada tapi tak ada. Ya, tentu saja. Judul mewakili sebuah tulisan, yang tentunya akan sangat berhubungan sekali dengan tulisan yang kita buat. Tetapi kenyataannya banyak sekali kita jumpai judul itu sangat tidak berhubungan sekali dengan yang diwakilinya, ya, tulisannya itu sendiri.

Jadi untuk apa judul yang seperti itu? Apakah itu pantas untuk disebut sebuah judul?

”Apalah artinya sebuah judul.” Kalimat itu sama artinya dengan kalimat ”Apalah artinya sebuah nama”. Ada yang berpendapat bahwa itu sangat penting, dan ada pula yang berpendapat itu tidaklah penting. Mungkin bisa dibilang ini ialah sebuah kerelativan. Tergantung dari sudut pandang mana ia melihatnya.

Judul, sekali lagi judul. Sebegitu pentingkah judul, sehingga memberikan judul telah menjadi panutan hampir semua orang? Mungkin orang itu hanya terpaksa memberikan judul hanya karena tekanan dari luar orang itu sendiri yang terpaksa ia harus memberikan judul pada hasil karyanya.

Seperti halnya pada tulisan di atas ini. Apakah itu sebuah judul??? Bila diamati, sepertinya, Ya, itu ialah sebuah judul.

Tetapi bila kita pandang dari sudut pandang lain, contohnya dengan membacanya. Apakah itu sebuah judul? Bukan, sudah tertulis jelas bahwa ”judul tak tertulis” yang berarti tidak dituliskan judul dalam tulisan ini. Akantetapi dapat bermakna pula menpunyai judul.

DQ_Story’02/06

The Power of Art

Sebuah karya seni merupakan hasil dari setiap rasa sang pekarya itu sendiri. Entah sejak kapan di dunia ini ada sebuah karya. Mungkin sejak dunia ini berpenghuni, karya itu sendiri lahir mengiringinya. Maka tak heran bila seni itu sendiri banyak sekali macamnya. Aliran seni banyak sekali mengalami perubahan dan menjadi berbagai macam bentuk, jenis alirannya itu sendiri.

Karya seni itu sendiri merupakan sebuah kebebasan seseorang untuk berekpresi dengan catatan tidak menimbulkan sesuatu yang dapat menggangu orang banyak. Maka dapat dikatakan bahwa semua orang dapat menciptakan sebuah karya seni. Dapat dibayangkan bila setiap orang didunia ini menghasilkan sebuah karya seni dan dengan selera gaya seninya masing-masing, maka berapakah karya seni yang ada sampai saat ini?

Keinginan untuk mengeluarkan sesuatu yang terpendam di dalam lubuk hati kita ialah sesuatu hal yang wajar. Kembali pada diri kita sendiri bagaimana kita mau mencurahkannya. Baik dulu maupun sekarang itu sama saja. Karya seni seolah tak mengenal batasan. Tak ada perbedaan dalam karya seni, bila dilhat dari dasar seni itu sendiri yang berasal dari ekspresi seseorang yang menciptakan karya itu sendiri.

Alangkah besar dan hebatnya kekuatan seni itu. Tak pupus dari rintangan waktu, zaman, peradaban, dsb. Kekuatan yang sangat dahsyatnya yang dapat bertahan selama itu. Mungkin tak pernah terpikirkan oleh kita ada apa dibalik kekeuatan itu sendiri. Seandainya saja kita dapat mengetahui rahasia dibalik semua itu, tak menutup kemungkinan kita dapat menerapkannya dalam diri kita. Kekuatan superpower yang dapat mengalahkan negara adidaya. Kekuatan yang tak termakan oleh kemajuan ilmu pengatahuan dan teknologi modern sekalipun.

Bila kita pikirkan dengan akal kita sekalipun mungkin tidak akan terbayangkan bagaimana cara membuat sebuah kakuatan ataupun alat semacam itu. Kadang hal-hal yang sering sekali dianggap remeh oleh kita ternyata menyimpan sebuah keajaiban yang dahsyat. Dan terkadang sungguh aneh, karena ternyata mereka itu ada disekitar kita. Ya, misalnya seni itu sendiri yang dapat kita jumpai dengan mudah disekitar kita.

Sungguh luar biasa memang bila kita membicarakan seni itu sendiri. Dan mungkin tidak akan ada habisnya bila kita membahas masalah seni yang sungguh sangat luas dan selalu berkembang terus dari masa kemasa. Bisa dikatakan bahwa karya seni merupakan sesuatu yang terindah yang ada didalam kehidupan kita ini. Sebuah karya seni yang menghiasi dimensi ruang dan waktu.

DQ_CDA’01/06

 

 

DQ_Story’01/06

Pagi hari yang cerah.

Kutengadahkan kepala keatas langit nan biru.

Ahh…indah sekali pagi ini. Langit biru dihiasi oleh awan putih yang berlari-lari mengikuti arah angin.

Andai kupunya sayap, tapi sayang, itu hanyalah sebuah andai yang tak mungkin kuwujudkan.

Seandainya….itu sebuah kata yang mungkin sekali kita ucapkan. Tapi ntah knapa kata itu pula tak bisa kita wujudkan. Apa sebenarnya dibalik kata itu, sehingga hampir smua orang pasti pernah dan mungkin sering mengucapkan kata itu.

Bila kita kaji kata itu lagi. Seandainya….asal kata dari andai. Yang berarti sebuah khayalan. Tentunya khayalan ini merupakan sesuatu yang diinginkan, yang kita harapkan. Tak mungkin kita mnegharapkan sesuatu yang tidak kita inginkan.

Kata ini memang sesuatu yang tidak begitu baik bagi kita. Tetapi itu semua kembali lagi kepada kita, bagaimana cara kita untuk menyikapinya.

Suatu zaman modernpun tak luput dari kata ini ya kta “ANDAI” Mengapa sepertinya kata ini tak bisa lepas dari kehidupan ini. Munkinkah kata ini memang harus menghiasi kehidupan kita yang penuh dengan warna-warni hidup ini. Akankah ia dapat menembus dimensi ruang sehingga melekat dan enggan keluar dari lubuk hati kita yang paling dalam.

Hari ini, esok atau lusa, semua itu akan menjadi hari yang sama. Tak ada sebuah hari yang khusus bila kita tetap dan tak ada perubahan dalam menyikapi hari itu sendiri.

Masa lalu ialah masa sekarang, lalu, akan datang, merupakan sebuah kata yang sangat jauh berbeda artinya tetapi sangat berkaitan erat sekali. Semuanya saling membuat rangkaian siklus kehidupan yang seolah dihubungkan oleh sebuahn rantai baja yang sangat kuat.

Tak terpikirkan oleh kita bahwa sebuah perbedaan itu dapat menjadi sebuah kesatuan yang utuh dan kokoh.

Sekali lagi ita dapat belajar dari filosofi keajaiban kehidupan alam ini.

Alam telah memberikan suatu pelajaran yang sangat berharga. Buka mata, hati, pikiran. Dengarkan dan rasakanlah. bagaimana caara kita untuk belajar dari itu semua tergantung pada keyakinan dan usaha kita sendiri.

Keajaiban merupakan hal yang sepatutnya kita kaji lebih dalam. Ada banyak harta berharga yang dapat kita gali didalamnya.

Seperti halnya hari ini. Hari kemarin, esok, lusa merupakan hari-hari yang telah dan akan kita lalui dengan menyambut pagi hari yang cerah.

mistery bakwan

Suara Bising itu ntah dari mana datangnya.

Tanpa diduga, ada seekor makhluk kerdil menghampiri tepat disebelah kanan bawah kakiku.

Tak tahu dari mana datangnya makhluk itu. Menghentakkan kaki-kakinya dibawah lantai yang cukup bersih. Sungguh……… bising sekali suara itu. Memekakkan telinga. Sungguh heran pada si makhluk kerdil itu. Ia sepertinya sama sekali tak terpengaruh oleh suara yang cukup membuat telinga seperti ditusuk-tusuk oleh jarum.

Hei…… apa yang akan dilakukan oleh makhluk itu, sedang apa ia. Ntah kapan ia mulai memegang kakiku. Oh…tidak!!!! Kakiku tak bisa kugerakkan. Seperti ada beban beberapa ribu ton yang menindih dikakiku. Kucoba garakkan sekuat tenaga, tetepi tetap saja tak bisa. Mungkinkah ini rasanya memiliki kaki yang lumpuh. Gawat, apa yang telah terjadi pada kakiku? Apa yang telah dilakukan makhluk kerdil aneh itu kepadaku.

Eh…dimana ia sekarang? Mungkinkah ia dapat menghilang. Sungguh luar biasa, baru kali ini kutemukan makhluk seaneh dan sejaib itu.

Dimana suara yang bising tadi……………..tiba-tiba saja aku tersadar bahwa suara itu hilang bersama menghilangnya makhluk yang………………ah….. sungguh aneh sekali.

Ku langsung bergegas keluar mencari kalau-kalau makhluk itu belum jauh pergi dari sini. Tapi nihil! Diluar sana tak kulihat seekor makhluk apapun. Hembusan angin malam yang dingin segera menyerbu kedalam tulangku. Ya, memang cuaca saat ini mampu membuat tubuh dan kakiku bergetar. YAaa…….kakiku!!!! kakiku, aku bisa menggerakkan kakiku kembali. WOW……Luar biasa sekali.

Mimpi….mimpi…….dan mimpi……..kucoba tersadar dari tidurku. Tapi tak bisa kulakukan itu, mungkin ini memanglah bukan mimpi.

Oooooooooooooooohhhhhh……………tidak mengapa aku seperti ini!!!!!!!!

AAApaaaaaaaaaaaaaaaa iniiiiiiiii!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: